
Di tengah kehidupan sistem kapitalisme ini, manusia hancur, termasuk kaum perempuan. Bagaimana tidak, perempuan dalam kungkungan kapitalisme selalu dieksploitasi dan direndahkan. Seorang ibu harus mencari uang demi keluarga dan anak dengan meninggalkan kewajibannya sebagai seorang ibu yang harus mendidik anak, menjaga dan merawat anaknya, hal ini kebanyakan dikarenakan suaminya sudah tidak bisa bekerja. Kondisi ini juga di perparah dengan munculnya gagasan gender equality (kesetaraan gender) yakni upaya menyetarakan perempuan dan laki-laki dari beban-beban yang menghambat kemandirian, seperti peran perempuan sebagai ibu: hamil, menyusui, mendidik anak, dan mengatur urusan rumah tangga.




