
UNTUK kesekian kalinya, Israel kembali mempertontonkan tindakan brutalnya. Pesawat tempur F-16 Israel kembali melancarkan serangkaian serangan udara ke beberapa sasaran di Jalur Gaza dalam beberapa hari belakangan, terutama di bagian selatan daerah kantung tersebut. Stasiun TV pro-Hamas, Al-Aqsa, melaporkan beberapa orang Palestina cedera dalam serangan itu (TVOne.co.id, 23/3/2010).
Memang, ini bukan serangan terbesar sejak Israel membombardir Gaza selama 22 hari yang menewaskan tidak kurang dari 1400 orang Palestina sekaligus menghancurkan ribuan rumah penduduknya pada Desember 2008. Namun demikian, jelas ini tidak bisa dianggap sepele.





